Pelatihan Baca-Tulis di Kabupaten Kuningan

Berdasarkan informasi dari Pusat Data dan Penelitian Pembangunan (Pusdalitbang) Jawa Barat tercatat bahwa jumlah angka buta aksara tahun 2012 untuk usia 15 tahun ke atas mencapai 1.072.160 jiwa. Jika diakumulasikan dari jumlah penduduk Jawa Barat secara keseluruhan yang mencapai 43.053.732 jiwa, jumlah buta aksara ini masih sangat tinggi.

Di Kabupaten Kuningan, penduduk yang belum melek aksara sebanyak 24.103 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar penduduk buta aksara tinggal di daerah perdesaan yang berprofesi sebagai petani kecil, buruh, nelayan, dan kelompok masyarakat miskin perkotaan yang bekerja sebagai buruh berpenghasilan rendah atau penganggur. Karena keterbatasannya itu, mereka tertinggal dalam hal pengetahuan, keterampilan, sikap, mental, pembaharuan, dan pembangunan.

Para peserta Pelatihan Baca-Tulis di Kabupaten Kuningan
Para peserta Pelatihan Baca-Tulis di Kabupaten Kuningan

Untuk menanggulangi hal tersebut, Balai Bahasa Jawa Barat mengadakan Pelatihan Baca—Tulis kepada masyarakat tunaaksara di Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang  dilaksanakan tanggal 6, 13, 20, dan 27 Agustus 2016 tersebut diikuti oleh 25 orang masyarakat tuna-aksara yang ada di Kabupaten Kuningan.

Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta diberikan pelatihan cara membaca dan menulis oleh para Staf Balai Bahasa Jawa Barat sebagai pengajar dalam kegiatan tersebut. Selin itu, para peserta juga dikenalkan dengan tanda baca yang sering dipakai dalam kalimat.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan jumlah masyarakat tuna-aksara di Kabupaten Kuningan semakin berkurang dan dapat meningkatkan kualitas diri dan kehidupan masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain itu, semoga saja masyarakat tuna-aksara di Kabupaten Kuningan ke depannya mulai memiliki kemampuan keaksaraan yang memadai sehingga mereka memiliki akses terhadap informasi dan komunikasi yang penting untuk membuka cakrawala kehidupan dunia.