Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia

Bidang Pengembangan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengadakan “Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia”. Diseminasi yang dilaksanakan 26 Mei 2017, di Auditorium B Gedung FPBS UPI Bandung ini diikuti oleh sekitar seratus peserta yang berasal dari komunitas masyarakat, Forum Bahasa Media Massa, MGMP, dosen, pelajar, guru, Pemrov Jabar, dan duta bahasa.

Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia digelar sebagai upaya memperkaya kosakata bahasa Indonesia dengan cara meminta usulan dan masukan kosakata baru dari masyarakat melalui aplikasi KBBI V Daring. Seperti diketahui, dalam rangka memenuhi target 200.000 lema pada tahun 2019, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengundang partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk menyumbangkan kosakata, baik berupa kosakata umum, istilah, maupun kosakata daerah. Masyarakat dapat menyumbangkan kosakata tersebut secara daring di http://kbbi.kemdikbud.go.id/.

Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum., Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., dan Dr. Dora Amalia dalam Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia di Bandung.
Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum., Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., dan Dr. Dora Amalia menjadi narasumber dalam Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia di Bandung.

Dalam Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia yang dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Jawa Barat tersebut dihadirkan tiga narasumber: Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa), Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum. (Kepala Balai bahasa Jawa Barat), dan Dr. Dora Amalia (Kepala Bidang Pengembangan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa).

Pada Kesempatan tersebut, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. menyampaikan materi berkaitan dengan kebijakan pengembangan kosakata bahasa Indonesia. Sementara itu, Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum. menyampaikan materi tentang pengembangan kosakata bahasa Indonesia/bahasa daerah, sedangkan Dr. Dora Amalia menyampaikan pengantar leksikografi dan memberikan simulasi aplikasi KBBI V daring.