Pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2017

Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum., membuka secara resmi kegiatan Pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2017 (Dubas Jabar 2017) pada Senin, 10 Juli 2017. Pembukaan kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Travello, Bandung tersebut dihadiri oleh 86 peserta dari 100 peserta yang lolos seleksi tahap I Pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2017.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Jawa Barat menyampaikan harapan yang sangat tinggi kepada peserta Dubas Jabar 2017 agar melihat dan memaknai bahasa tidak sekadar sebagai alat komunikasi, tetapi juga harus memandang bahasa sebagai identitas, sebagai pola berpikir, dan sebagai peradaban kebudayaan sebuah bangsa.

Kepala Balai Bahasa Jabar juga berharap agar bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing dapat digunakan secara harmonis. Terkait penggunaan bahasa asing, Abdul Khak mengatakan bahwa bahasa asing perlu digunakan sebagai alat untuk memperkenalkan budaya bangsa kita yang sangat kaya kepada dunia internasional. “Bahasa asing juga dapat digunakan sebagai alat untuk mempelajari ilmu-ilmu dari luar”, kata Abdul Khak.

Calon Duta Bahasa Jawa Barat 2017 sedang mengikuti tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)di Hotel Travello Bandung.
Calon Duta Bahasa Jawa Barat 2017 sedang mengikuti tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Hotel Travello Bandung.

Pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2017 yang mengusung tema “Peranan Duta Bahasa sebagai Ikon Berbahasa dan Penjaga Kebinekaan” ini merupakan kegiatan tahunan Balai Bahasa Jawa Barat, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ade Mulyanah, Ketua Panitia Pemilihan Dubas Jabar 2017, dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan diadakan Pemilihan Dubas Jabar 2017 di antaranya adalah untuk mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa Daerah, dan berbahasa Asing, serta meningkatkan perhatian dan wawasan generasi muda terhadap pelestarian bahasa daerah. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencari generasi muda yang dapat memengaruhi masyarakat untuk dapat menggunakan bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa asing secara proporsional”, kata Ade.

Ade Mulyanah menambahkan bahwa jumlah pendaftar pemilihan Dubas Jabar 2017 sebanyak 396 peserta. Dari jumlah tersebut dipilih 100 peserta melalui seleksi tahap satu. Seleksi selanjutnya adalah Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan tes esai dalam tiga bahasa (bahasa Indonesia, bahasa daerah di Jawa Barat dan bahasa asing) untuk memilih 30 peserta yang berhak tampil di babak final. Selanjutnya, ketigapuluh finalis akan mengikuti tes bakat pada 15 Juli 2017 di Saung Angklung Udjo dan pembekalan pada tanggal 17—18 Juli 2017 di Balai Bahasa Jawa Barat. Pelaksanaan final akan dilaksanakan pada 20 Juli 2017 di Hotel Travello, Jalan Setiabudhi Nomor 268, Bandung. “Pada tahap final nanti akan dipilih peserta terbaik sebagai juara 1,2,3, harapan 1, dan harapan 2 putra/putri”, tambah Ade.