Puisi-Puisi Aisyah

Di Kampung Naga

Kuturuni seribu tangga sunyi ini
Undakan yang membuatku larut dalam renung
Semilir angin pedesaan menyambutku
Nyanyi ricik sungai Ciwulan
Caping-caping di sawah seperti menari
Capung-capung terbang di atas hampar padi

Di hadapan rumpun rumah-rumah panggung
Tiang-tiang kayu dan atap ijuk
Aku menangkap isyarat kerukunan
Tangan yang saling menggenggam menjaga tradisi leluhur
Kubayangkan orang-orang bekerja
Dalam damai kampung permai
Hangatnya kebersamaan orang-orang di sini
Menjadi kenangan terindah dalam memori

Tasikmalaya, 2014 – 2016

Hujan dan Pohon

Ribuan air hujan
Layaknya ayat-ayat Tuhan
Turun dengan tulus menawan
Tak memaksa untuk kembali ke awan
Tubuh beningnya jatuh ke bumi gersang
Ke hatiku yang kering kerontang
Rintiknya layaknya lantunan suara merdu ibunda
Mengalun lembut di setiap alunannya
Rinai nada-nada alam
Menenangkan kalbu yang muram
Kulihat dari jendela biru
Hujan ternyata menyiram juga pohon doaku
Pohon yang senantiasa kutanam dengan segenap jiwa
Batang dan dahannya basah oleh cinta Sang Pencipta
Akarnya tumbuh subur karena kasih-Nya
Menjulang sampai ke langit surga
Hujan dan pohon jadi isyarat segala yang tersirat
Pohon itu tak pernah mengerut
Kemudian, aku bisa membaca hujan juga pohon
Dan merasakan kasing sayang Tuhan

Maret, 2017

Biodata Penulis

Aisyah Nur Rohmah, lahir di Ciamis 02 November 2002 sekarang umur 14 tahun. Pelajar di SMA Negeri 2 Ciamis kelas X, saat di SMP pernah menjuarai lomba-lomba cipta puisi FLS2N, dan lomba cipta puisi lainnya yang diselenggarakan di SMA/SMK daerah Ciamis dan Tasikmalaya. Semasa masih menjadi pelajar di SMP Negeri 1 Ciamis aktif mengikuti ekskul jurnalis WaW. Boleh berdiskusi lewat akun LINEnya @aisyahnurrr atau IGnya @aisyhnurr.