Min Resmana

Min Resmana dilahirkan di Banjaran, Kabupaten Bandung, 15 April 1941. Setelah menamatkan SGA pada tahun 1959, ia menjadi guru SD di Lamajang, Pangalengan. Kemudian, dipindahkan ke tempat kelhirannya, Cimaung. Pada awal pengangkatannya sebagai PNS, ia hanya berstatus sebagai guru biasa, tetapi kemudian diangkat sebagai kepala sekolah (1967—1967). Di tengah-tengah kesibukannya mengajar, ia mengikuti kuliah pada Fakultas Publisistik Unpad sampai sarjana muda. Kemudian, melanjutkan ke jurusan perpustakaan IKIP Bandung sampai sarjana lengkap (1982) Sejak tahun 1976 diangkat sebagai Staf Penyelenggaraan SD, Dinas P & K Provinsi Jawa Barat sampai meninggal pada 1 Desember 1988.

Selain berprofesi sebagai guru, ia pun menjadi pengarang dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia. Mulai menulis ketika masih duduk di SGA. Sebagai penulis, ia termasuk pengarang dalam bahasa Sunda yang sangat produktif. Cerita pendek dan cerita bersambungnya banyak dimuat dalam surat kabar Sipatahoenan, Majalah Sunda, Langensari, Mangle, Sari, Campaka, dan Wangsit. Karangannya yang sudah dibukukan, antara lain, adalah Neangan Bapa ‘Mencari Ayah’ (1965), Imah nu Rea Kamarna ‘Rumah yang Banyak Kamarnya’ (1966), Si Kabayan jeung Raja Manaboa ‘Si Kabayan dan Raja Entah di Mana’ (1967), Si Kabayan Tapa ‘ Si Kabayan Bertapa’ (1971).

Selain menulis dalam bahasa Sunda, ia pun menulis dalam bahasa Indonesia dan tulisannya dimuat, antara lain, dalam surat kabar Pikiran Rakyat, mingguan Mimbar Demokrasi, dan Minggu Pagi. Min Resmana ternyata juga menulis cerita anak-anak, yaitu yang berjudul Si Pelor, Raja Bola, Gairah Emas dan Hitam, dan Terpikat Gatotgaca, sedangkan karangannya dalam bahasa Sunda, antara lain, adalah Di Pipir Tajug ‘ Di Samping Langgar’ dan Damar Cingcin.  Ia meninggal mendadak pada tanggal 1 Desember 1988 saat menjabat sebagai ketua PPSS (Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda).