Persatuan Indonesia adalah Segala-galanya

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda dilaksanakan oleh Balai Bahasa Jawa Barat, Senin, 30 Oktober 2017, di halaman kantor Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11, Bandung. Upacara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Balai Bahasa Jawa Barat dan Wahid berlaku sebagai pemimpin upacara. Dalam upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut, selain dilakukan pengibaran bendera merah putih, pembacaan Teks Pancasila dan Teks UUD 1945, juga dibacakan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928.

Drs. Sutejo, Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, selaku pembina upacara, dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Menpora, Imam Nahrowi,  pada peringatan ke-89 hari Sumpah Pemuda tahun 2017. Dalam sambutannya, Menpora mengingat kembali peristiwa monumental 89 tahun yang lalu ketika 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, Kwitang, Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikrar itulah yang kemudian melahirkan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Balai Bahasa Jabar dan Staf berfoto bersama seusai upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 2017.

Menpora mengajak bangsa Indonesia untuk mensyukuri sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Api Sumpah Pemuda harus diambil dan terus dinyalakan. Bangsa Indonesia harus berani melawan ego kesukuan, kedaerahan, dan keagamaan. “Kita harus berani mengatakan bahwa persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan,” kata Menpora.