Wawan Sofwan

Wawan Sofwan dilahirkan di Panjalu, Ciamis pada tanggal 17 Oktober 1965. Ia dikenal sebagai aktor, pengajar teater, sutradara teater. Pendiri dan direktur Maenteater, sebuah komunitas teater yang ada di Bandung. Ia sudah berkecimpung di dunia teater sejak kuliah di Jurusan Kimia IKIP Bandung yang kini telah berganti nama menjadi UPI (Universitas Pendidikan Indonesia).  Ia belajar akting di Student Center IKIP Bandung dan Studiklub Teater Bandung (STB).

Setelah lulus kuliah tahun 1991, ia terus membuktikan kemampuan beraktingnya dalam beberapa pementasan, seperti King Liar, Impian di Tengah Musim, Julius Caesar, dan sejumlah pementasan lainnya. Ia juga mengembangkan kemampuannya di dunia monolog. Ia beberapa kali mementaskan monolog, seperti Dam, Laporan untuk Akademi, Zarathustra, The Story of Tiger, dan monolog Indonesia Menggugat.

Pada tahun 2008, Wawan berlaku sebagai sutradara mementaskan novel berbahasa Sunda Sandekala karya Godi Suwarna di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dalam dua bahasa. Sehari sebelumnya, pentas Sandekala dalam bahasa Indonesia dan lebih banyak diminati, sedangkan hari berikutnya pentas Sandekala dalam bahasa Sunda kurang diminati.

Pada tahun 2009, Ia mementaskan “Kereta Api Bumel” pada tanggal 15 April 2009, di Gedung Indonesia Menggugat. Pada pementasan ini, ia tidak bertindak sebagai sutradara, tetapi sebagai pengarah. Pada tanggal 15 Mei 2009, bersama Maenteater mementaskan Di Bawah Lapisan Es  (Unter Eis) karya Falk Ritcher di Amphi Teater Selasar Sunaryo Art Space Bandung.

Pada bulan Agustus 2009, ia mementaskan lakon “Ladang Perminus”. “Ladang Perminus” adalah sebuah pertunjukkan teater yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama karya Ramadhan KH. Pementasan teater Ladang Perminus dilaksanakan di dua kota, yaitu di Bandung, tanggal 6-8 Agustus di Gedung Kesenian Rumentang Siang dan Jakarta, tanggal 12-13 Agustus 2009 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Lakon ini terselenggara berkat kerja sama dengan Perkumpulan Seni Indonesia dan Indonesia Corruption Watch.

Hasil kerja keras Wawan Sofwan dalam menekuni bidang teater mendapat beasiswa dari Goethe Institut Jerman untuk belajar Bahasa Jerman dan mempelajari Research Theater dari tahun 1995 hingga 1996. Kemudian, antara tahun 1996-2000, ia mulai mengikuti berbagai festival di Australia lalu bergabung dengan main teater Melbourne, dan mendapat anugerah “The Melbourne Fringe Theater Award” serta dicalonkan sebagai “Green Room Award Australia”. Pada tahun 2000, ia mengikuti pertemuan atau kursus “International Forum for Theater Worker” di Berlin, Jerman. Tahun 2005, mendapat beasiswa dari International Theater Institut Germany untuk magang di kelompok Theater musical “Triebwerk Theater-Hamburg” selama 4 bulan.

Pada tahun 2004, ia mengikuti The London International Festival of Theater. Ia juga pernah mengikuti bengkel-bengkel workshop seperti Dramatugi (Manfred Bachmayer& Manfred Linke), Stage Design (Wolf Wanninger), Voice dan Jogling, Puppet, Commedia del Arte(Allesandro Marchetti) dan Acting di Bandung, Jakarta, Melbourne dan Berlin. Mengajar seni drama di Cultural Center University Malaya-Kuala Lumpur dan sutradara tamu pada kelompok Sumunda Theater Company-Kuala Lumpur.