KEMERIAHAN LOMBA KREATIVITAS MENULIS DI BALAI BAHASA


Ada yang berbeda di kantor Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat pada hari Sabtu, 15 Agustus 2015 kemarin. Tenda yang terpasang di sekeliling halaman kantor seakan mengindikasikan bahwa ada hajat besar yang akan dilaksanakan di Sabtu yang cerah itu. Memang, pada hari itu akan dilaksanakan sebuah hajatan besar yang sejatinya baru pertama kali dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat dan pertama kali pula sebuah kegiatan besar dilaksanakan di lingkungan kantor Balai Bahasa. Selama ini, Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat selalu mengadakan kegiatan di tempat lain, seperti hotel dan balai pertemuan, baik di dalam kota Bandung maupun di luar kota. Kali ini, dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Membaca dan Menulis, Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan satu acara bertajuk Lomba Kreativitas Menulis Se-Bandung Raya.

Lomba Kreativitas menulis ini melibatkan peserta yang terbagi dalam lima kategori, yaitu SD, SLTP, SLTA, Mahasiswa, dan Guru. Target peserta dari setiap kategori adalah seratus peserta. Artinya ada lima ratus peserta dari seluruh kategori yang hadir memenuhi halaman dan bagian-bagian kantor pada hari Sabtu itu. Dalam pelaksanaannya, jumlah orang yang hadir dalam kegiatan tersebut melebihi ekspektasi karena dalam beberapa ketegori, jumlah peserta melebihi target awal meskipun di kategori yang lain, yaitu kategori mahasiswa, peserta yang mendaftar tidak sampai seratus orang. Hal ini dapat dipahami karena kegiatan ini bertepatan dengan libur semester di berbagai perguruan tinggi.

Sejak pukul 6.30 peserta yang akan mengikuti kegiatan ini sudah mulai tampak hadir di pelataran kantor Balai Bahasa. Mereka melakukan daftar ulang di meja panitia sebelum kegiatan resmi pada pukul 8.00 dimulai. Pagi itu mulailah kesibukan luar biasa terjadi di meja panitia. Di tempat lain, kesibukan pun terjadi. Di luar gerbang kantor Balai Bahasa terlihat panitia yang bertugas untuk menjaga keamanan dan mengkondisikan tempat parkir kendaraan para peserta dan pendampingnya sibuk mengatur lalu lintas kendaraan di Jalan Bali, tepat di depan kantor Balai.

Tepat pukul 8.00, acara pembukaan dimulai. Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” yang dikumandangkan oleh seluruh peserta yang hadir di bawah tenda merah putih. Setelah itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum. memberikan sambutan singkatnya yang berisi penjelasan mengenai alasan diadakannya kegiatan ini dan pemberian motivasi kepada peserta tentang pentingnya kegiatan menulis. Usai sambutan, Kepala Balai membuka secara resmi rangkaian kegiatan lomba kreativitas ini. Dengan sigap, panitia kemudian mengarahkan setiap peserta dari setiap kategori ke tempat perlombaan yang telah ditentukan. Maka terlihatlah iring-iringan peserta, terutama siswa SD dan SMP yang berbaris mengikuti arahan panitia.

Dalam pelaksanaan lomba, peserta diberi waktu sekitar 1,5 jam setengah untuk menyelesaikan tulisan. Adapun tulisan yang dibuat berisi materi yang telah ditentukan panitia pada saat perlombaan. Setelah tulisan selesai dibuat, panitia kemudian mengumpulkan tulisan dari setiap kategori dan menyerahkannya kepada dewan juri yang telah ditentukan. Dari sejumlah juri yang dilibatkan dalam kegiatan ini, terlihat nama-nama yang sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi kalangan penulis. Dalam kategori SD, juri yang menilai adalah Eka Wardana dari Rumah Pensil, Dudung Ridwan dari Mizan, dan Moh. Syarif Hidayat dari Balai Bahasa. Adapun dalam kategori SMP, juri yang menilai adalah Erwan Juhara dari IKAPI Jabar, Eriyandi Budiman dari Sudut Baca Soreang, dan Asep Rahmat Hidayat dari Balai Bahasa. Pada Kategori SLTA, juri yang menilai adalah Hermawan Aksan dari Tribun, Dadan Sutisna dari PPSS dan Kiblat Buku Utama, serta Umi Kulsum dari Balai Bahasa. Pada kategori Mahasiswa, juri yang menilai adalah Tendi K. Somantri dari Pikiran Rakyat, Pandu A. Hamzah penulis Novel Sebuah Wilayah yang Tidak Ada di Google Earth, dan Lien Sutini dari Balai Bahasa. Adapun untuk kategori Guru, juri yang menilai adalah Zaky Yamani dari Pikiran Rakyat, Idris Apandi dari LPMP Jawa Barat, dan Nantje Harijatiwidjaja dari Balai Bahasa.

Waktu yang diberikan kepada juri untuk menilai karya tulis peserta kurang lebih tiga jam. Dalam rentang waktu tiga jam tersebut, juri harus memilih lima peserta terbaik dari setiap kategori. Ketika juri sibuk dengan urusan membaca dan menilai, peserta diberi kesempatan untuk rehat dan menikmati sajian hiburan dan pemberian hadiah lawang (door prize) yang telah dipersiapkan oleh panitia. Sejumlah hiburan berupa penampilan grup musikalisasi puisi Senandung Beranda dari Balai Bahasa, tari, dan penampilan dari artis Bandung memanjakan peserta seraya menunggu pengumuman pemenang yang disampaikan oleh dewan juri.

Pada akhirnya, inilah peserta yang beruntung pada kegiatan Lomba Kreativitas Menulis Se-Bandung Raya.

Pemenang Kategori SD

Juara I : Hafizha Nurul Qolby dari SDIT Darul Fikri, Cibaligo

Juara II : Fathya Qonita dari SDIT Insan Teladan

Juara III : Wafda Azizah Bilqis Hermawan dari SDN Percobaan Cileunyi

Juara Harapan I : Adhani Nur Khairina dari SD Plus Abu Azis

Juara Harapan II: Trully Shafwa Winarno dari SDN Percobaan Cileunyi

 

Pemenang Kategori SMP

Juara I : Najwa Dean Hasana dari SMPN 1 Lembang

Juara II : Nazelia Siti Sarah dari SMPN 1 Cimahi

Juara III : Syahidah Asma Amani Arifianto dari SMP Nurul Fikri Lembang

Juara Harapan I : Helfrida Mahendraputri Mayangsunda dari SMP Hikmah Teladan Cimahi

Juara Harapan II: Humaira Salsabila Rahma Aliyah A.J. dari SMPN 30 Bandung

 

Pemenang Kategori SLTA

Juara I : Fidya Evenangelia dari SMAN 1 Margahayu, Kab. Bandung

Juara II : Ayu Fauziah Lestari dari SMAN 1 Banjaran, Kab. Bandung

Juara III : Rizki Destari dari SMAN 10 Bandung

Juara Harapan I : Salma Nabilla dari SMAN 1 Lembang, Kab. Bandung Barat

Juara Harapan II: Dini Khoerunnisa dari SMAN 1 Banjaran, Kab. Bandung

 

Pemenang Kategori Mahasiswa

Juara I : Muhamad Al Muklishiddin dari Unpad

Juara II : Fajar Hadiani dari Unpad

Juara III : Alifia Nuzul Pramadhanti dari UPI

Juara Harapan I : Bernadetta Ines dari Unpad

Juara Harapan II: Evi Yesifina Dumarista dari UPI

 

Pemenang Kategori Guru

Juara I : Ikhwan Mahfuz dari SD Hikmah Teladan Cimahi

Juara II : Ismail Kusmayadi dari SMAN 1 Banjaran, Kab. Bandung

Juara III : Dewi Komalawati dari MTsN Ciparay, Kab. Bandung

Juara Harapan I : Rizqi Nur Amalliah dari SMP Hikmah Teladan Cimahi

Juara Harapan II: Ine Riani dari SD Al-Irsyad Satya, Kab. Bandung Barat

 

Seluruh peserta mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. MSH